Gabby Peserta Sporta Ekskul Tunjukkan Prestasi Lewat Seni dan Olahraga

SPORTA INDONESIA – Hal menarik tampak pada pelaksanaan pertandingan bola basket Sporta Ekskul yang diselenggarakan di lapangan basket Sekolah Suster, Jalan Ar. Hakim Pontianak. Hal ini dikarenakan turut bertandingnya Gabby, siswi blasteran yang bersekolah di SD Karya Yosef yang juga turut memperkuat skuad team basket sekolah tersebut. Sabtu, (9/3)

Gabby merupakan siswi kelas 5 (Lima) SD Karya Yosef, sang ibu berkebangsaan Indonesia sedangkan ayahnya warga  negara Amerika. Dalam pertandingan tersebut, Gabby menjadi salah satu squad yang turut membawa SD Karya Yosef menang melawan SD Immanuel 2 dengan skor akhir 22-16.

Ditemui usai pertandingan berlangsung, Gabby mengaku nervous dan sangat bahagia setelah team basketnya menang.

“Perasaannya deg-degan, tapi senang. Soalnya nggak sia-sia latihan setiap hari selasa sama kamis,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan kecintaannya akan olahraga basket tumbuh sejak ia memasuki kelas 4 (Empat) di SD Karya Yosef tersebut.

“Suka dan awalnya dari kelas empat, sekarang udah kelas lima. Sering main basket tapi kalau lomba yang wakilin sekolah ini baru pertama kali terus menang semoga bisa jadi juara,” tambahnya.

Selain berprestasi pada dunia olahraga bola basket, Gabby juga turut berprestasi dalam hal seni. Hal ini diungkapkan oleh Brigita sang ibu.

“Dia ikut basket baru dari kelas empat tapi baru benar-benar menekuni dari kelas lima. Kalau saya sih sangat mendukung karena dia suka olahraga-olahraga gitu. Sebelumya dia juga menekuni balet dan sekarang ke basket juga,” tuturnya

Dalam hal kesenian, Brigita menambahkan bahwa Gabby rutin memperoleh penghargaan dari event yang diikutinya.

“Seninya dia beberapa kali juara nyanyi seperti saat FSL2N dari TK dia udah juara dari TK dia udah juara sampai tingkat provinsi terus di Ambon dia champion goal terus terakhir juga minggu lalu FSL2N juara 2 tingkat kecamatan kota,” tambahnya

Lebih jauh, Brigita turut menyatakan dukungannya terhadap perkembangan sang anak.

“Semua saya dukung yang penting positif karena semua yang dia mau itu kemauannya sendiri. Dari saya saya tidak pernah menyuruh dia basket dan juga ke seni. Dia bilang dia mau, saya bilang terserah yang penting baik,” pungkasnya. (Sporta/Rio)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *