ALASAN TAUFIK HIDAYAT GAK MAU JADI PELATIH

Sporta Indonesia- Taufik Hidayat memutuskan pensiun. Dia juga tak ingin melanjutkan kariernya sebagai pelatih. Menurut Taufik menjadi pelatih adalah hal yang tidak gampang, dilansir dari sportdetik.com.

“Enggak ada keinginan (untuk menjadi pelatih bulutangkis) karena memang enggak gampang. Mengikuti ponakan saja kesal sendiri, apalagi melatih banyak orang. Makanya jadi pelatih itu hebat, enggak gampang, apalagi melatih anak-anak butuh kesabaran yang tinggi. Nanti, tiba-tiba lari atau ini lah,” ujarnya

Taufik juga menjelaskan bahwa menjadi pelatih tentu saja harus memiliki kemampuan dasar yang perlu dikuasai.

“Lalu kalau kita melatih juga harus punya dasarnya. Sekarang misalnya saja ukuran lapangan badminton saja kita enggak tahu, kalau pelatih kan harus tahu. Ukuran panjang, lebar, apa segala macam. Tapi kalau ngomong saya bisa, kalau praktik tak bisa sama sekali.”

Lanjut ia menjelaskan tidak bisa melatih karena memang tidak bisa dan tidak mau.

“Makanya ada orang bilang, kenapa sih tidak melatih? Memang tidak bisa gitu loh. Dari enggak bisa dan tidak mau. Mungkin belajar bisa, tapi ya sudah lah, sudah cukup juga. Memang fungsinya jadi pemain saja deh, bukan pelatih,” Taufik menuturkan.

Taufik mengaku banyak menawarinya menjadi pelatih, tapi ajakan itu kemudian ia tolak.

“Yang menawari sih banyak. Dari Pelatnas? Tidak pernah. Karena mereka sudah tahu kali kalau saya tidak tertarik juga. Kalau di luar sih ada lah banyak. Tapi (saya) enggak mau lah,” dia mempertegas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *